Penyakit Pada Sabung Ayam

Posted on

Obat Untuk Penyakit Pada Sabung Ayam

Penyakit Pada Sabung Ayam dapat kalian cari bila ayam milik kalian terjangkit suatu penyakit dengan informasi lebih lengkap sebagai berikut.

Ayam merupakan jenis unggas yang di manfaatkan dalam berbagai hal. Dimana khususnya untuk ayam sabung, harga dari ayam ini sangatlah tinggi dari jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Sehinga jika ayam aduan memiliki penyakit, akan menjadi masalah yang cukup merugikan. Karena sebuah penyakit dapat berpindah dan menyebar ke ayam lainnya.

Hal ini akan sangat merugikan oleh para pecinta ayam dan pengadu sabung ayam. Karena penyebaran ayam tersebut dapat menular pada ayam mudah yang mencapai umur 3 bulan kebawah.

Karena untuk ayam diatas umur 3 bulan akan memiliki kekebalan untuk menahan beberapa penyakit menular. Dan penyakit dapat menular ke ayam dewasa karena faktor luar seperti cuaca dan juga linkgungan.

Penyakit Pada Ayam Aduan Bangkok

Dan berikut ini adalah beberapa penyakit dan juga obat untuk menangani masalah tersebut.

Tetelo (ND)

Untuk penyakit ayam tetelo merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi para pecinta ayam. Karena penyakit ini di sebabkan oleh virus yang bernama paramyxo.

Penyakit ini juga sering di sebut dengan nama sampar ayam. Dimana virus dapat menyebar luas ke ayam lain dari 3 hingga 4 hari oleh burung liar.

Untuk tanda – tanda yang dapat di lihat jika ayam terjangkit virus ini adalah lesu, susah makan, gangguan nafas, batuk, mulut mengeluarkan lendir, warna dari jengger dan kepala akan kebiruan.

Untuk menanggulangi penyakit pada ayam yang sudah terjangkit belum dapat di lakukan. Tetapi kalian dapat mencegah penyakit ini terjadi karena kalian dapat memberikan vaksin ND kepada ayam.

Dan apabila terdapat gejala ayam terkena virus Paramyxo. Karantina atau Bakar ayam dengan gejala tersebut.

Gumoro

Penyakit ini dapat menyerang ayam dan menghancurkan sistem kekebalan dari ayam yang terkena virus Genus Evibirnavirus.

Dimana penyakit virus ini dapat menyebar melalui air minum, sentuhan langsung, pakan ayam, alat, dan udara yang berpolusi.

Virus ini tidak langsung membunuh ayam, akan tetapi ayam yang terjangkit akan menjadi tempat virus untuk masa inkubasi hingga 3 bulan sekaligus menghancurkan sistem kekebalan hingga menyebabkan kematian.

Gejala dari ayam yang terkena oleh virus ini adalah tidak mau makan, atau makan sedikit. Selanjutnya lesu, bergetar, mengantuk, diare dengan lendir, tidak seimbang, iritasi pada dubur.

Cacingan

Penyakit ini dapat menyerang semua hewan termasuk Ayam. Jenis cacing yang dapat masuk ke dalam tubuh ayam contohnya seperti cacing pita dan juga cacing gilig.

Dimana cacingan akan sering di temukan pada anak ayam gilig. Dan untuk ayam dewasa dapat mendapatkan cacing pita.

Cacingan sering di temukan pada musim hujan karena memiliki kelembaban yang cukup tinggi. Ayam yang cacingan akan memiliki tanda – tanda sebagai berikut.

  • Tidak mau makan
  • Pertumbuhan ayam akan lambat
  • Ayam menjadi kurus
  • Lemas
  • Bulu tidak mengkilat
  • Kotoran tidak solid terkadang mengeluarkan darah

Pengobatan yang dapat di berikan kepada ayam yang cacingan dapat di berikan preparat piperazine yang dapat menghilangkan cacing serta memutuskan penularan. Anda dapat juga berikan Obat Untuk Sabung Ayam dengan penyakit ini lainnya adalah dengan pipedon – x dan sebagainya.

Snot

Penyakit ini dapat menyerang dengan mudah pada masa pergantian musim. Dimana ayam yang terjangkit dengan penyakit ini di tularkan oleh bakteri Haemophillus Gallinarum.

Penyakit ini sering di temukan pada bumi pada bagian tengah pada daerah garis katulistiwa. Dan dapat menyerang anak ayam dan juga ayam dewasa.

Persentase korban dari penyakit  snot ini mencapa angka 30% untuk kematian, dan 80% yang terjangkit pada ayam. Penyebaran bakteri ini melalui air minum, pakan, udara, debu, dan peralatan perawatan ayam.

Ayam yang terjangkit penyakit in dapat di obati dengan berbagai halk seperti sulfadimethoxine dan juga preparat enrofloksacyn dan sebagainya. Anda dapat juga berikan obat hebal secara tradisional seperti susu bubuk, jahe, kunir, kencur, lempuyang.

Ngorok

Penyakit ini akan di sebabkan oleh Mycoplasma Galisepticum yang sering di sebut dengan Chronic Respiratory Disease (CRD) atau lebih mudahnya Sinusitis.

Penyakit ngorok sering menyerang ayam mudah yang baru berumur 4 hingga 9 minggu. Yang dapat menyebar melalui sentuhan langsung, air minum, pakan ayam, dan juga telur yang di tempeli oleh bakteri ini.

Ayam dengan gejala penyakit ini adalah ayam yang tidak suka makan. Secara perlahan ayam akan menjadi kurus, lesu, mata pada ayam akan mengeluarkan buih, keluar lendir pada hidung ayam, nafas akan mengeluarkan suara seperti orang ngorok.

Kotoran Kapur

Penyakit kotoran kapur akan di sebabkan oleh bakteri salmonella pullorum hingga sering di sebut dengan penyakit pullorum. Dimana penyakit ini akan memiliki masa inkubasi selama 1 tahun.

Dan walau penyakit ini telah di sembuhkank dari ayam yang terjangkit, tidak mengherankan jika ayam tersebut kembali terjangkit ke ayam yang telah di sembuhkan.

Pada umumnya penyakit pullorum akan menyerang ayam pada usia muda dari 1 hingga 10 hari. Dan dapat jiuga menular ke ayam dewasa dengan presentase kematian anak ayam hingga 85%.

Gejala yang di timbulkan oleh ayam yang terkena penyakit ini adalah tidak memiliki nafsu makan yang normal, badan lemas, mata setengah tertutup, suka mencari kehangatan dari ayam lain. kedinginan.

Pengobatan untuk penyakit in belum ada, oleh karena itu anda dapat mencegahnya dengan memberi vaksin secara teratur dan menjaga kebersihan dari kandang ayam.

Baca juga : Memilih Ayam Sabung Online & Cara Pasang Taruhan